Dua tim yang memang layak untuk di tunggu benturannya di partai pemuncak telah di pastikan, kebetulan keduanya tim favorit saya… ( Barcelona VS Manchester United, wembley, 28 Mei 2011 ).

Dua tim yang telah menunjukkan kestabilan permainan dan kedalaman skuad mereka sepanjang kompetisi ini, dan tentu para penggemar bola menunggu – nunggu drama apalagi yang akan terjadi? Jangan – jangan malah drama antiklimaks…

Dan tentu kita tak berharap yang seperti itu terjadi, para pecandu tentu berharap kedua tim bisa tampil dengan tim inti mereka sehingga bisa menghadirkan permainan yang sesuai harapan.

Barca tentu saja diharapkan untuk menyuguhkan pola permainan tik tak tiki taka mereka nan mengesankan, yang tentu saja di tunjang oleh formasi ideal barca yang takkan lepas dari Valdes yang semakin ciamik mengawal gawangnya dengan di bantu para defender tangguh Pique, Puyol, Alves dan Maxwell yang juga bagus dalam membantu serangan.

Ditengah tentu saja kuartet Sergio, Iniesta dan sang jendral Xavi akan menjadi kreator permainan indah barca untuk menunjang pergerakkan lincah lini depan yang kemunkinan akan di isi Messi, Villa dan Pedro.

sungguh suatu komposisi yang bagi saya munkin lebih indah dari miliknya Mozart …

22 talenta – talenta luar biasa akan beradu skill dengan di pandu 2 pelatih yang luar biasa.

Mereka strategi Pep sebagai pembesut Barca ?  tentu ini tak perlu di bahas terlalu jauh lagi, yang menarik kontra strategi apa yang akan di keluarkan si gaek yang semakin bertaji, sir Alex.

Kepastian gelar di liga yang dini semakin membuat ke dua pelatih mempunyai waktu untuk mempersiapkan timnya, mereka strategi lawan dan menguji daya tahan kemampuan tim serta merecovery stamina pemainnya guna keperluan taktik.

Taktik bertahan total justru akan menuai malapetaka bagi MU karena Barca justru semakin berbahaya bila di biarkan berlama – lama dengan bola, pengalaman di final sebelumnya telah membuktikan.

Dan saya cenderung memprediksi Sir Alex akan menurunkan Berba untuk target man dengan Rooney sebagai penjemput bola di dampingi Nani, ke tiganya juga bertugas menekan lini belakang lawan agar tak leluasa membagi bola ke tengah, khusus Roo dan Nani punya tugas ganda untuk merapat melapis lini tengah di saat lawan menguasai bola.

Chicharito kembali akan menjadi kartu as sebagai pemain pengganti.

Lini tengah Barca yang sehati hanya bisa di imbangi dengan pemain – pemain bertipe pekerja keras, dan MU memilikinya pada sosok Scholes, Gibson, Anderson, Carrick dan Fletcher, tiga dari lima nama ini akan menjadi pengisi pos tersebut.

Menghentikan permutasian lini depan Barca akan menjadi tanggung jawab Vidic, Rio, Evra dan Fabio.

Bermain di Wembley dan memberikan kado perpisahan yang indah bagi Vandersar  tentu merupakan suatu motivasi lain bagi pemain – pemain MU.

Dan feeling saya menjagokan kejeniusan Sir Alex akanmembawa MU menjadi  jawara ke 4 kalinya.

Bolehkan berprediksi sahabat ?

Dan saya rasa ini tak perlu kita perdebatkan, bersitegang urat leher yang sia – sia saja, nanti kita seperti orang yang ikut kongres saja … hehehehe

Lebih baik kita berharap pertandingan menarik dan menghibur bisa hadir, seperti janji yang di lontarkan Pep, “ Kami akan tampil dalam pertandingan yang paling atraktif dan mempesona. Dunia akan menyaksikan ….. “

Berharaplah sobat, …..