ekspedisi singgalang

20 Ribu Pohon Di Tanam Di Gunung Singgalang

Sebagian kawasan hutan lindung dan hutan suaka di Gunung Singgalang, Sumbar, dilaporkan terkelupas akibat penebangan kayu secara liar. Kondisi ini membuat prihatin Tim Ekspedisi Bukit Barisan 2011 yang terdiri dari TNI, Wanadri, akademisi, TV One dan Jawa Pos (Padang Ekspres Grup).

Tidak cuma prihatin, tim ekspedisi yang menjelajahi Gunung Singgalang sejak 4 Maret 2011, berupaya membangun kesadaran masyarakat, agar dapat menjaga ekosistem gunung yang bertetangga dengan Merapi dan Tandikek tersebut.

Selain itu, tim ekspedisi yang terdiri dari 34 anggota Kopassus, 5 pasukan Raider, 5 pasukan TaiPur Kostrad, 3 Wanadri, 9 akademisi, dan 43 personel pendukung dari daerah, juga menanam 20 ribu batang pohon di kaki dan pinggang gunung Singgalang.

Aksi penanaman 20 ribu batang pohon dilakukan secara simbolis di Jorong Tabek Sari’an, Nagari Pakansinayan, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Sabtu (5/4) pagi.
Sebelum penanaman dimulai, tim ekpedisi sempat melaporkan hasil penjelajahan mereka selama hampir satu bulan kepada Bupati Agam Indra Catri dan sejumlah pejabat sipil maupun militer.

Komandan Sub Korwil Ekspedisi Bukit Barisan 2011 Mayor Inf Benny Rahadian Chaniago dalam laporannya mengatakan, tim ekspedisi memang baru satu bulan memulai tugas penjelajahan dan penelitian di Gunung Singgalang. Masih ada waktu sekitar empat bulan lagi untuk melanjutkan ekspedisi.

“Walau begitu, kami telah berhasil menembus puncak Singgalang , menemukan sejumlah flora dan fauna langka,
sekaligus melihat sejumlah kawasan hutan yang terkelupas akibat penebangan secara liar, ” kata Benny Rahadian haniago, sambil memarken foto-foto hasil ekspedisi.

Disamping itu, tukung Benny, tim ekspedisi mulai mendeteksi potensi bencana di sekitar Gunung Singgang. Hasilnya ditemukan banyak titik rawan bencana di wilayah Kabupaten Agam. Berapa banyaknya dan dimana saja titik-titiknya, tim masih mendata dan menggelar sosialisasi kepada masyarakat.

Sosialisasi melibatkan instansi terkait dan pemerintahan setempat, seperti BKSDA, wali nagari dan kepala Jorong. “Dalam sosialiasi, kita dorong masyarakat untuk mempercepat perbaikan lingkungan. Salah satunya dengan melakukan reboisasi seperti sekarang,” ujar Benny.

Bupati Agam Indra Catri mendukung upaya yang dilakukan Tim Ekpedisi Bukit Barisan TNI AD. “Ekosistem Gunung Singgalang memang harus dijaga bersama. Karenanya, Pemkab Agam berterimahkasih kepada TNI dan siap mendukung program yang dilakukan selama ekspedisi,” ujar bupati pilihan rakyat tersebut.

Indra Catri juga meminta masyarakatnya agar berpartisipasi dalam gerakan reboisasi di Gunung Singgalang. Menurut Indra Catri, baik atau buruknya kondisi hutan di Singgalang akan berpengaruh terhadap kehidupan warga.

Sekedar diketahui, Ekspedisi Bukit Barisan 2011 digelar Koppasus dengan menjelajahi 8 gunung di Sumatera. Selain Singgalang, gunung lain yang dijelajahi adalah Gunung Leuser (Aceh), Sinabung (Sumut), Kerinci (Jambi), Seublat (Bengkulu), Dempo (Sulsel) dan Tanggamus (Lampung).

[ Red/Revdi Iwan Syahputra ]
Gunung Singgalang Terkelupas
TNI Tanam 20 Ribu Pohon
Padang Ekspres Berita SDA Minggu, 03/04/2011 – 01:31 WIB Fajar Rillah Vesky 1386 klik